Memiliki hunian nyaman dan strategis tentunya menjadi dambaan semua
orang. Apartemen kini menjelma menjadi pilihan tempat tinggal yang
semakin diminati, khususnya bagi masyarakat urban. Selain menawarkan
lokasi yang strategis dekat dengan pusat kota dan fasilitas umum,
apartemen juga kerap hadir dengan harga yang terjangkau.
Ingin tinggal di apartemen impian tapi khawatir cicilannya akan
membebani keuangan? Tenang, kini Anda bisa mewujudkan keinginan tersebut
melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus apartemen. Skema pembiayaan
ini memudahkan Anda memiliki hunian idaman dengan cicilan yang ringan
dan tentunya sesuai dengan kantong.
Kenali Keuntungan Tinggal di Apartemen
Sebelum kita bahas lebih dalam mengenai simulasi cicilan KPR apartemen,
mari simak dulu berbagai keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika
memilih apartemen sebagai tempat tinggal:
-
Harga Terjangkau dan Lokasi Strategis: Dibandingkan dengan
rumah tapak di pusat kota, apartemen umumnya ditawarkan dengan
harga yang lebih kompetitif. Selain itu, lokasi apartemen
biasanya berada di kawasan strategis dekat dengan pusat bisnis,
perkantoran, dan fasilitas umum lainnya. Hal ini tentunya
memudahkan mobilitas Anda sehari-hari. -
Fasilitas Lengkap dan Keamanan Terjamin: Apartemen umumnya
dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kehidupan
sehari-hari, seperti kolam renang, gym, restoran, taman bermain,
dan masih banyak lagi. Selain itu, sistem keamanan di apartemen
biasanya terjamin 24 jam dengan adanya CCTV dan petugas
keamanan. -
Investasi Menguntungkan untuk Masa Depan: Nilai properti
seperti apartemen cenderung mengalami peningkatan seiring
berjalannya waktu. Dengan demikian, membeli apartemen bisa
menjadi investasi yang menguntungkan di masa depan. Apartemen
yang Anda miliki bisa disewakan dan menghasilkan pendapatan
tambahan.
Wujudkan Mimpi dengan KPR Apartemen
KPR Apartemen hadir sebagai solusi bagi Anda yang ingin memiliki hunian
nyaman di kawasan strategis tanpa harus mengeluarkan dana yang besar
secara langsung. Skema pembiayaan ini memungkinkan Anda untuk membeli
apartemen dengan cara kredit, dimana cicilannya bisa diangsur selama
jangka waktu tertentu.
Saat ini, bank-bank di Indonesia menawarkan berbagai produk KPR
Apartemen dengan suku bunga yang kompetitif dan persyaratan yang mudah
dipenuhi. Dengan perencanaan keuangan yang matang, Anda bisa mewujudkan
mimpi memiliki apartemen impian tanpa harus terbebani oleh cicilan yang
memberatkan.
Simulasi Cicilan KPR Apartemen: Mari Hitung!
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cicilan KPR
Besaran cicilan KPR yang perlu Anda bayarkan setiap bulannya
dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:
-
Harga Apartemen: Semakin tinggi harga apartemen, maka
semakin besar pula cicilan bulanan yang perlu dibayarkan. -
Uang Muka (DP): Besaran uang muka (DP) yang Anda setorkan
di awal akan mempengaruhi jumlah pinjaman yang diajukan ke
bank. Semakin besar DP yang dibayarkan, maka semakin kecil
jumlah pinjaman dan tentunya cicilan bulanan menjadi lebih
ringan. -
Suku Bunga KPR: Suku bunga KPR yang ditawarkan oleh bank
turut mempengaruhi jumlah cicilan. Pilihlah bank yang
menawarkan suku bunga KPR yang kompetitif untuk mendapatkan
cicilan yang lebih ringan. -
Jangka Waktu Kredit (Tenor): Jangka waktu kredit atau tenor
menentukan berapa lama cicilan KPR perlu dibayarkan.
Semakin panjang tenor yang dipilih, maka semakin kecil
cicilan bulanannya. Namun perlu diingat, semakin panjang
tenor, maka total bunga yang dibayarkan juga akan semakin
besar.
Contoh Simulasi Cicilan KPR Apartemen
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita lihat contoh
simulasi cicilan KPR apartemen dengan beberapa skema berikut:
Ilustrasi: Apartemen dengan Harga Rp 500 Juta
Misalkan Anda tertarik membeli sebuah apartemen dengan harga Rp 500
juta. Berikut simulasi cicilan KPR dengan skema uang muka (DP) yang
berbeda:
-
Skema Cicilan KPR dengan DP 10%:
- Uang muka (DP) = Rp 500 juta x 10% = Rp 50 juta
- Jumlah pinjaman = Rp 500 juta – Rp 50 juta = Rp 450 juta
-
Misalkan suku bunga KPR yang ditawarkan adalah
5% fixed rate selama 20 tahun (240 bulan) -
Angsuran bulanan dapat dihitung menggunakan rumus
cicilan KPR:
Bulan Angsuran = (Jumlah Pinjaman x Suku Bunga Efektif) / (1 - (1 + Suku Bunga Efektif)^-Tenor)
-
Suku bunga efektif = Suku bunga KPR per tahun / 12 (jumlah
bulan dalam setahun) -
Suku bunga efektif = 5% / 12 = 0.4167% per bulan
-
Angsuran bulanan = (Rp 450 juta x 0.4167%) / (1 – (1 +
0.4167%)^-240) -
Angsuran bulanan ≈ Rp 2,93 juta per bulan
-
Skema Cicilan KPR dengan DP 20%:
- Uang muka (DP) = Rp 500 juta x 20% = Rp 100 juta
-
Jumlah pinjaman = Rp 500 juta – Rp 100 juta = Rp 400
juta -
Dengan menggunakan rumus cicilan KPR yang sama dan
suku bunga KPR 5% fixed rate selama 20 tahun
- Angsuran bulanan ≈ Rp 2,5 juta per bulan
Dari simulasi di atas, terlihat jelas bahwa semakin besar uang muka
(DP) yang dibayarkan, maka semakin ringan cicilan bulanan yang perlu
dibayarkan.
Tips Menemukan Cicilan KPR yang Pas di Kantong
Setelah mengetahui gambaran cicilan KPR melalui simulasi, berikut
beberapa tips untuk menemukan cicilan KPR yang pas di kantong:
-
Pilih Tenor yang Sesuai Kemampuan Finansial: Jangan terpaku
pada cicilan bulanan yang murah saja. Pilih tenor yang
sesuai dengan kemampuan finansial Anda dalam jangka panjang. -
Bandingkan Penawaran dari Bank yang Berbeda: Setiap bank
menawarkan produk KPR dengan suku bunga dan persyaratan yang
berbeda. Lakukan riset dan bandingkan penawaran dari
beberapa bank sebelum mengajukan KPR. -
Manfaatkan Promo dan Program Khusus: Beberapa bank
terkadang menawarkan program khusus dengan suku bunga yang
lebih rendah atau kemudahan lainnya. Manfaatkan promo dan
program khusus ini untuk mendapatkan cicilan KPR yang lebih
terjangkau.
Kesimpulan: Apartemen Impian, Cicilan Terjangkau
Memiliki apartemen impian bukan lagi sekadar angan. Melalui skema
KPR Apartemen, Anda bisa mewujudkan keinginan tersebut dengan
cicilan yang ringan dan tentunya sesuai dengan kantong. Dengan
perencanaan keuangan yang matang dan pemilihan produk
FAQ: Seputar Simulasi Cicilan KPR Apartemen
1. Apakah ada biaya lain selain cicilan bulanan yang perlu
dipertimbangkan?
Selain cicilan bulanan, ada beberapa biaya lain yang perlu Anda
perhitungkan saat mengajukan KPR Apartemen, seperti:
-
Biaya administrasi: Biaya processing, appraisal, dan biaya
notaris. -
Asuransi kebakaran: Biasanya polis asuransi kebakaran
diwajibkan oleh bank. -
Biaya balik nama: Biaya untuk mengalihkan kepemilikan
properti dari developer ke nama Anda. -
Biaya pengelolaan lingkungan (IPL): Biaya untuk perawatan
dan keamanan lingkungan apartemen.
2. Bagaimana jika penghasilan saya tidak tetap?
Beberapa bank menawarkan produk KPR khusus untuk pekerja dengan
penghasilan tidak tetap, seperti wiraswasta atau pekerja
profesional. Namun, persyaratan pengajuan KPR untuk kategori
ini biasanya lebih ketat, seperti mengharuskan riwayat usaha
atau penghasilan minimal dalam jangka waktu tertentu.
3. Berapa pendapatan minimal yang dibutuhkan untuk mengajukan
KPR Apartemen?
Tidak ada patokan pendapatan minimal yang ditetapkan secara
umum. Namun, pada umumnya bank akan mempertimbangkan Debt to
Service Ratio (DSR) Anda. DSR adalah rasio antara cicilan
bulanan KPR dengan penghasilan bulanan Anda. Idealnya, DSR
tidak boleh melebihi 30% dari penghasilan. Semakin tinggi
penghasilan Anda, maka semakin besar peluang pengajuan KPR
disetujui.
4. Bagaimana cara mengetahui apakah saya bisa mendapatkan
cicilan KPR yang terjangkau?
Anda bisa melakukan simulasi KPR secara online melalui website
bank atau menggunakan aplikasi kalkulator KPR yang tersedia di
internet. Simulasi ini akan memberikan gambaran perkiraan
cicilan bulanan yang perlu Anda bayarkan berdasarkan harga
apartemen, uang muka, suku bunga, dan jangka waktu kredit yang
dipilih.
5. Saya tertarik mengajukan KPR Apartemen, apa langkah
selanjutnya?
Setelah yakin dengan pilihan Anda, langkah selanjutnya adalah
menghubungi pihak bank atau developer untuk mendapatkan
informasi lebih lanjut mengenai produk KPR yang ditawarkan.
Anda bisa berkonsultasi dengan petugas bank untuk mengetahui
persyaratan pengajuan KPR dan simulasi cicilan yang sesuai
dengan kemampuan finansial Anda.